Rabu, 20 Oktober 2010

LKS SEJARAH BAB 2

Standar Kompetensi
Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya orde baru.
Kompetensi Dasar
Menganalisis perkembangan ekonomi keuangan dan politik pada masa awal kemerdekaan sampai tahun 1950.
Indikator :
Mendeskripsikan kehidupan politik ekonomi keuangan sosial budaya pada masa awal kemerdekaan sampai tahun 1950.
Materi Pokok :
Kehidupan politik ekonomi keuangan sosial budaya pada masa awal kemerdekaan sampai tahun 1950.

I. URAIAN MATERI
A. Kehidupan Politik
Kehidupan politik Indonesia pada masa awal kemerdekaan dalam keadaan tidak menentu, meskipun telah dibentuk badan-badan kelengkapan Negara. Situasi politik dan keamanan semakin genting setelah tentara sekutu dan NICA datang.
Setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, dibidang politik bangsa Indonesia mengambil langkah-langkah untuk melengkapi syarat-syarat berdirinya Negara yang berdaulat antara lain :
a. Daerah (wilayah)
Wilayah Indonesia meliputi daerah bekas jajaran Hindia Belanda. Berdasarkan keputusan tanggal 19 Agustus 1945 wilayah Negara RI dibagi menjadi 8 propinsi.
b. Rakyat Indonesia
Rakyat Indonesia adalah penduduk yang bertempat tinggal di lingkungan bekas wilayah Hindia Belanda dan mengenal status kewarganegaraan diatur kemudian yakni UU No. 3 tahun 1946, UU No. 2 1958, persetujuan pembagian warga Negara malalui KMB, UU No. 62 tahun 1960 jo UU No. 4 tahun 1969, jo UU No. 3 tahun 1976.
c. Pemerintah yang berdaulat
Sebagai Negara yang baru saja merdeka Indonesia berusaha untuk membentuk kelengkapan negara, yang awalnya PPKI sangat berperan besar pada sidang-sidangnya, yang terlihat pada sidang PPKI I dan II. Untuk melancarkan jalannya pemerintahan pada sidang II PPKI dibentuk Kabinet dengan 12 kementrian serta menunjuk para menterinya, juga menetapkan pembagian wilayah RI menjadi 8 propinsi sekaligus menunjuk para gubernurnya. Baru tanggal 2 September 1945 Presiden Soekarno telah melantik susunan anggota kabinet RI pertama sebagai berikut :
1) Menteri Dalam negeri : RAA. Wiranatakusumah
2) Menteri Luar negeri : Mr. Achmad Subardjo
3) Menteri Keuangan : Mr. AA. Maramis
4) Menteri Kehakiman : Prof. Dr. Mr. Soepomo
5) Menteri Kemakmuran : Ir. Surachman Cokroadisuryo
6) Menteri Keamanan Rakyat : Supriyadi
7) Menteri Kesehatan : dr. Boentaran Martaatmaja
8) Menteri Pengajaran : Ki Hajar Dewantara
9) Menteri Penerangan : Mr. Amin Syarifuddin
10) Menteri Sosial : Mr. Iwa Kusuma Sumantri
11) Menteri Pekerjaan Umum : Abikusno Cokrosuyoso
12) Menteri Perhubungan Air : Abikusno Cokrosuyoso
13) Menteri Negara : Wachid Hasyim
14) Menteri Negara : Dr. M. Amir
15) Menteri Negara : Mr. RM. Sartono
16) Menteri Negara : R. Otto Iskandardinata
Ke-8 gubernur antara lain :
1) Mr. Teuku Mohamad Hasan : Sumatera
2) Sutardjo Kartohadikusumo : Jawa Barat
3) Raden Panji Suroso : Jawa Tengah
4) RA. Soeryo : Jawa Timur
5) Mr. I Gusti Ketut Puja : Sunda Kecil
6) Mr. I Gusti Ketut Puja : Maluku
7) Dr. GSSJ. Ratulangi : Sulawesi
8) Ir. Pangeran Moh. Noor : Kalimantan
Selain itu diangkat pula sebagai :
1) Ketua MA : Mr. Dr. Kusumaatmaja
2) Jaksa Agung : Mr. Gatot tarunamiharjo
3) Sekretaris Negara : Mr. Agustus Pringgodigdo
4) Juru bicara Negara : Sukarjo Wiryopranoto
Perubahan Sistem Kabinet
Pada tanggal 11 November 1945 BP-KNIP mengajukan usul kepada Pemerintah mengenai pertanggungjawaban Menteri kepada KNIP dalam susunan pemerintah. Dengan kata lain BP-KNIP mengusulkan kepada Pemerintah agar sistem Kabinet Presidensiil digantikan Kabinet Parlementer. Sebagai alasan untuk lebih memperjelas adanya kedaulatan rakyat dalam susunan Pemerintah Republik Indonesia.
Presiden berdasarkan Maklumat Pemerintah 14 November 1945 mengumumkan sebagai berikut :
- Sistem Kabinet Presidensiil diganti dengan sistem Parlementer
- Kabinet Parlementer I dibentuk pada tanggal 14 November 1945 dimana Sutan Syahrir sebagai Perdana Menteri yang kemudian disebut Kabinet Syahrir I.
d. Pengakuan dari Negara Lain
Agar dapat menjalin hubungan internasional dengan Negara lain di dunia, maka pemerintah RI segera mengirim utusan khusus ke Negara-negara lain termasuk juga ke PBB. Akhirnya satu demi satu Negara lain mau mengakui dan membuka hubungan diplomatik. Seperti Mesir mengakui tanggal 10 juni 1947 yang sebelumnya Moh. Abdul Mounim atas nama Raja Farouk menghimbau Liga Arab untuk mengakui dan menerima sebagai anggota tanggal 28 September 1950 sebagai anggota ke-60.
Pada bulan Oktober 1945 kelompok sosialis pimpinan Syahrir berhasil menyusun kekuatan sosialis pimpinan Syahrir dan Amir Syarifuddin. Langkah berikut golongan sosialis mendorong terbentuknya kabinet parlementer yang menyimpang dari UUD 1945. Selanjutnya 3 November 1945 dikuatkan Maklumat pemerintah yang ditandatangani oleh Drs. Moh. Hatta tentang berdirinya partai-partai politik sehingga lahirlah partai politik bagaikan jamur di musim hujan. Partai-partai politik hingga akhir 1945 mulai melancarkan perjuangan di bidang politik dan ideologi baik melalui KNIP maupun lewat lembaga Negara lainnya.

B. Keadaan ekonomi
Pada awal kemerdekaan RI kondisi dan keadaan ekonomi sangat kacau, inflasi yang besar, sumber inflasi disebabkan oleh :
a. Beredarnya mata uang rupiah buatan penduduk Jepang secara tak terkendali
b. Diedarkannya uang cadangan sebesar 2,3 milyar
c. Kas Negara kosong
d. Pajak dan bea sangat berkurang, pengeluaran bertambah banyak
e. Hasil produksi pertanian dan perkebunan tidak dapat diekspor
Untuk mengatasi kondisi ekonomi yang hancur sebagai akibat dari penjajahan Jepang pemerintah Indonesia menetapkan berlakunya 3 macam mata uang sebagai alat pembayaran yang sah.
a. Mata uang De Javasche Bank
b. Mata uang pemerintah Hindia Belanda
c. Mata uang pendudukan Jepang
Dalam keadaan ekonomi yang semakin sulit, Belanda memblokade barang yang masuk dan keluar Indonesia dengan tujuan untuk menimbulkan langkanya barang/bahan kebutuhan rakyat, sehingga rakyat benci dan tak percaya kepada pemerintah RI.
Untuk mengatasi keadaan ekonomi demikian dan makin parah, maka pemerintah mengambil langkah-langkah sebagai berikut :
a. Dengan persetujuan BP KNIP, Menteri keuangan Mr. AA. Maramis melaksanakan pinjaman nasional yang akan dibayar kembali selama 40 tahun. Realisasi tersebut pada tahun pertama terkumpul uang Rp.500.000.00,- keberhasilan ini menunjukkan betapa besar kepercayaan dan dukungan rakyat kepada pemerintah RI.
b. Pada tanggal 1 Oktober 1946 dikeluarkan UU No.17 tahun 1946 tentang Oeang Republik Indonesia atu ORI
c. Pada bulan Pebruari pemerintah melaksanakan konferensi ekonomi, hasilnya :
 Bahan makanan ditangani oleh badan pengawas makanan yang kemudian menjadi BPBM (Badan Persediaan dan Pembagian Bahan Makanan)
 Untuk meningkatkan produksi perkebunan-perkebunan diawasi secara langsung oleh pemerintah.
 Dibentuk bahan perencanaan ekonomi.
 Menteri persediaan makanan rakyat, IJ. Kasimo membuat rencana produksi 5 tahun dikenal dengan Kasimo Plan isinya sebagai berikut :
 Memperbanyak kebun bibit dan padi unggul
 Pencegahan penyembelihan hewan pertanian
 Penanaman kembali tanah-tanah kosong
 Pemindahan penduduk sebanyak 20 juta dari Jawa ke Sumatera dalam waktu 10-15 tahun
d. Pelaksanaan program rekonstruksi dan rasionalisasi (RERA) angkatan perang guna mengurangi beban Negara di bidang ekonomi dan meningkatkan efisiensi angkatan perang dengan cara menyalurkan bekas prajurit ke bidang yang produktif.
e. Mendorong para pengusaha swasta ikut dalam pembangunan ekonomi nasional dengan mengaktifkan kembali persatuan tenaga ekonomi (PTE)
f. Penggabungan perusahaan perindustrian dan perusahaan-perusahaan penting : pusat perusahaan tembakau Indonesia. Gabungan Indonesia Daerah Aceh (GASIDA) diaktifkan lagi.
(Selanjutnya akan diperdalam lagi pada kompetensi dasar 1.4 pada pembahasan berikutnya)

C. Kehidupan Sosial budaya
Kemerdekaan telah menghapuskan diskriminasi terhadap segenap warga Negara. Pemerintah Indonesia tidak mengadakan perbedaan terhadap warga Negara atas dasar suku, ras atau agama.
Pada masa penjajah kehidupan sosial budaya diklasifikasikan sebagai berikut :
a. Belanda sebagai warga kelas satu
b. Bangsa timur asing (Arab, India, Cina) sebagai warga kelas dua
c. Pribumi sebagai warga kelas tiga
Namun kemerdekaan diskriminasi warga Negara, setiap warga Negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Di zaman penjajahan, dibidang pendidikan juga ada diskriminasi yaitu perbedaan hak untuk memperoleh pendidikan antara penjajah dan pribumi, antara bangsawan dan rakyat. Setelah merdeka setiap warga Negara mempunyai hak yang sama dalam pendidikan.
Ki Hajar Dewantara selaku menteri pendidikan dan pengajaran menyampaikan instruksi yang berisi sebagai berikut :
a. Pengibaran bendera merah putih di setiap kantor pemerintahan
b. Lagu Indonesia Raya dinyanyikan setiap upacara resmi
c. Penghentian pengibaran bendera Jepang (Hinomaru) dan lagu Kimigayo
d. Menghapus pelajaran bahasa Jepang
e. Wajib menyampaikan semangat kebangsaan kepada generasi penerus bangsa
Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan mengalami perkembangan pesat disebabkan kuatnya semangat nasional yang melampaui batas berjalan serentak dengan perkembangan sastra Indonesia. Maka tampillah sastrawan baru yang dipelopori oleh Chairil Anwar dan Idrus yang kemudian dikenal sebagai angkatan '45. Disamping itu berkembang pula seni lukis, seni drama, seni musik, dan film. Surat kabar juga tidak ketinggalan hingga akhir tahun 1948 di Indonesia terdapat 124 surat kabar yang dijadikan alat perjuangan.

D. Perjuangan Kembali ke Negara Kesatuan RI
Hasil persetujuan dan kesepakatan KMB yang berakhir pada tanggal 2 November 1949 adalah dibentuknya satu Negara federal di Indonesia yang bernama RIS. RIS terdiri dari Negara-negara bagian, diantaranya Republik Indonesia, Negara Sumatera Timur, Negara Sumatera Selatan, Negara Pasundan, Negara Jawa Timur, Negara Madura, Negara Indonesia Timur, dan satuan kenegaraan yang berdiri sendiri yaitu Kalimantan Timur, Bangka, belitung Riau, Jawa Tengah. Masing-masing Negara bagian mempunyai luas daerah dan jumlah penduduk yang berbeda.
Dasar pembentukan Negara federal di Indonesia sangat lemah, tidak didukung oleh satu ideologi yang kuat, dengan tujuan kenegaraan yang tidak jelas, dan tanpa dukungan rakyat banyak. Dengan demikian eksistensinya sangat tergantung pada kekuatan militer Belanda yang terdiri dari Koninlijk Leger (KL) atau tentara kerajaan dan koninjik Nederland Indish Leger (KNIL) atau tentara kerajaan Hindia Belanda.
RIS sebagai satu Negara yang baru diakui kedaulatannya harus menghadapi rongrongan yang didukung oleh kekuatan militer, yang dilakukan oleh golongan yang takut akan kehilangan hak-haknya apabila Belanda meninggalkan Indonesia. Namun gerakan-gerakan perjuangan kembali ke Negara kesatuan terjadi dimana-mana, diberbagai daerah timbul gerakan rakyat yang menuntut kembali kenegara kesatuan RI. Kembali ke NKRI dimungkinkan oleh pasal 43 dan 44 konstitusi RIS. Maka pada tanggal 8 Maret 1950 dengan persetujuan parlementer dan senat RIS. Dengan adanya UU tersebut berturut-turut telah terjadi penggabungan Negara-negara bagian kedalam RI di Yogyakarta sehingga sampai dengan 5 April 1950 hanya tinggal 3 negara bagian yaitu :
1. Negara RI
2. Negara Sumatera Timur (NST)
3. Negara Indonesia Timur (NIT)
Untuk itu pemerintah menganjurkan kepada pemerintah RIS agar melakukan perundingan dengan NST dan NIT tentang pembentukan kembali Negara kesatuan. Setelah pemerintah RIS dapat kuasa penuh dari pemerintah antara kedua Negara untuk berunding dengan RI, maka pada 19 Mei 1950 tercapai persetujuan antara RIS yang isi pokoknya : kedua pemerinth sepakat membentuk Negara kesatuan sebagai penjelmaan RI berdasarkan proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Selanjutnya pemerintah RIS dan RI menegaskan sebuah panitia untuk menyusun RUUD Negara kesatuan.
Setelah perjuangan yang tidak mengenal lelah. Akhirnya panitia gabungan RIS dan RI berhasil menyelesaikan susunan rancangan UUD Negara kesatuan. Dan pada tanggal 14 Agustus 1950 rancangan undang-undang dasar diterima, baik oleh senat maupun parlemen RIS serta KNIP. Pada tanggal 15 Agustus 1950 Presiden Soekarno menandatangani rancangan undang-undang dasar sementara (UUDS 1950).
Pada tanggal 17 Agustus 1950 dengan resmi RIS dibubarkan dan dibentuk Negara Kesatuan Republik
II. KEGIATAN SISWA
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut sesuai dengan perintahnya ! (Kerjakan dibuku tugas anda!)
1. Jelaskan rumusan-rumusan masalah di bawah ini !
a. Penyebab kekacauan ekonomi Indonesia pada awal kemerdekaan
b. Langkah-langkah yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi keadaan ekonomi yang buruk
2. Jelaskan rumusan-rumusan masalah di bawah ini !
a. Struktur masyarakat Indonesia pada masa penjajahan belanda
b. Struktur masyarakat Indonesia pada masa pendudukan Jepang
c. Struktur masyarakat Indonesia setelah merdeka.
3. Pada awal kemerdekaan keadaan politik di Indonesia belum menentu. Pada tanggal 4 Januari 1946 ibu kota dipindah ke Yogyakarta. Jelaskan mengapa kota Yogyakarta dipilih sebagai Ibu kota sementara RI !
4. Jelaskan mengapa pada awal kemerdekaan bahasa dan sastra mengalami kemajuan pesat !
5. Sebutkan macam-macam mata uang yang berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di walayah RI pada awal kemerdekaan !
6. Jelaskan isi dari Maklumat Wakil Presiden No. X !
7. Sebutkan 4 partai politik yang lahir setelah keluar maklumat wakil presiden 3 November 1945 !
8. Apakah reaksi rakyat Indonesia setelah pembentukan RIS ?
9. Sebutkan langkah-langkah untuk membentuk NKRI !
10. Bagaimanakah Anda menyikapi dan memberikan solusi pemecahan terhadap peristiwa dewasa ini yang mengarah pada disintegrasi bangsa Indonesia !

III. UJI KOMPETENSI
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan cara memberikan tanda silang(x) pada huruf a,b,c,d atau e !

1. Perhatikan pernyataan-pernyataan dibawah ini:
1. Tokoh-tokoh yang terkemuka yang duduk dalam kabinet RIS sebagian besar orang-orang Republik
2. Sistem federal dianggap sebagai alat memecah belah bangsa Indonesia
3. Dasar pembentukan RIS sangat lemah, tidak didukung oleh ikatan ideology yang kuat
4. Eksistensi RIS sangat tergantung pada kekuatan militer Belanda dan KNIL
5. RIS menghadapi tantangan dari APRIS
Dari pernyataan-pernyataan di atas, yang menjadi alas an RIS berumur pendek adalah….
a. 1,2,3 dan 4
b. 1,2,3 dan 5
c. 2,3,4 dan 5
d. 1,3,4 dan 5
e. 1,2,4 dan 5
2. Sikap bangsa Indonesia setelah terbentuknya RIS adalah menolak bentuk Negara federal, hal ini dibuktikan dengan diadakannya perundingan antara RIS dan RI tentang pembentukan Negara kesatuan RI, yang keduanya diwakili oleh….
a. Abdul Kadir Wijoyoadmojo dan Ir. Soekarno
b. Muh. Hatta dan Supomo
c. Moh. Hatta dan Abdul Halim
d. Sultan Hamid dan anak Agung Gghe Agung
e. Mr. Asaat dan Sri Sutan Hamengku Buwono IX
3. Wakil pemerintah RIS di Jakarta yang menerima penyerahan kedaulatn dari pemerintah Belanda….
a. Drs. Moh Hatta
b. Ir. Soekarno
c. Sri Sultan HB IX
d. Moh. Asa'at
e. Sultan Hamid Algradie
4. Pembentukan RIS tidak sesuai dengan cita-cita persatuan Indonesia karena….
a. Pembentukan RIS adalah karena separatis
b. Pembentukan RIS adalah usaha mengadu domba bangsa kita
c. Wilayah Indonesia terpecah-pecah menjadi beberapa Negara bagian
d. Pemerintah RIS akan sulit menjalankan tugasnya
e. Negara RIS akan melahirkan pemerintahan militer
5. Sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dipimpin oleh….
a. Ir. Soekarno
b. Adam Malik dan Mr . Ahmad Soebarjo
c. Mr. Kasman
d. Mr. Ahmad Soebardjo
e. Mr. Soepomo
6. Pembukaan UUD 1945 yang disahkan oleh sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 diambil dari piagam Jakarta dengan perubahan pada….
a. Alinea IV pada sila ke dua dasar negara
b. Alinea IV pada sila ke tiga dasar negara
c. Alinea III
d. Alinea IV pada sila pertama dasar Negara
e. Alinea IV pada sila keempat dasar negara
7. KNIP memiliki tugas legislative dan ikut menetapkan GBHN. Hal ini didasarkan atas….
a. Maklumat presiden RI tanggal 16 Oktober 1945
b. Maklumat wakil Presiden No. X tanggal 16 Oktober 1945
c. Maklumat pemerintah tanggal 7 Juni 1947
d. Maklumat pemerintah tanggal Oktober 1945
e. Maklumat wakil presiden tanggal 3 November 1945
8. Kabinet RI yang pertama terdiri atas….
a. 12 menteri departemen dan menteri negara
b. 12 menteri departemen dan 5 menteri Negara
c. 14 menteri departemen dan 6 menteri negara
d. 15 menteri departemen dan 3 menteri negara
e. 16 menteri departemen dan 4 menteri negara
9. Dasar pembentukan RIS sangat lemah karena tidak didukung oleh….
a. Belanda
b. Kabinet
c. Financial
d. Negara bagian
e. Ideologi yang kuat
10. Di bawah ini ada beberapa pernyataan :
1) Belanda mengakui RIS sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat
2) penyelesaian soal Irian Barat ditangguhkan sampai tahun berikutnya
3) RIS sebagai Negara yang berdaulat penuh bekerja sama dengan Belanda dalam suatu persemakmuran yang dikepalai Ratu Belanda
4) RIS mengembalikan hak milik Belanda memberikan hak konsesi dan izin baru perusahaan
5) RIS kepalai seorang Presiden
Dari pernyataan diatas, manakah yang merupakan hasil KMB ?
a. 1,2,3, dan 5
b. 1,2,3, dan 4
c. 2,3, dan 5
d. 2,3,4, dan 5
e. 1,3,4, dan 5
11. Berikut ini adalah berbagai sebab sehingga muncul banyak badan perjuangan lascar-laskar bersenjata pada awal kemerdekaan Indonesia, kecuali….
a. Pemerintah RI tidak segera membentuk tentara secara resmi
b. Kekuatan TNI telah dibentuk masih terlalu lemah
c. Sekutu dan NICA berusaha menguasai wilayah Indonesia
d. Pemerintah hanya membentuk badan keamanan rakyat
e. Bangsa Indonesia harus menghadapi berbagai pertempuran melawan sekutu dan NICA
12. Presiden RI pada waktu pemerintah RIS adalah….
a. Ir. Soekarno
b. Syafruddin Prawiranegara
c. Sri Sultan Hamengku Buwono IX
d. Mr. Asa'at
e. Drs. Moh. Hatta
13. Tugas pokok komite nasional Indonesia yang dibentuk PPKI pada tanggal 22 Agustus adalah….
a. Menyusun UUD yang baru
b. Membantu MPR
c. Membantu Presiden
d. Sebagai dewan penasehat presiden
e. Membina kehidupan politik
14. Pada tanggal 5 Oktober 1945 pemerintah mengeluarkan maklumat yang berisi pembentukan organisasi kemiliteran yang bernama….
a. Badan keamanan rakyat
b. Tentara Keamanan Rakyat
c. Tentara Keselamatan Rakyat
d. Tentara Republik Indonesia
e. Tentara Nasional Indonesia
15. Maklumat presiden tanggal 3 November 1945 berisi tentang….
a. Pembentukan TKR
b. Pembentukan BKR
c. Pembentukan KNIP
d. Pembentukan parati-partai politik
e. Pembentukan TNI
16. Perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan ditandai dengan….
a. Datangnya bantuan dari bekas penjajah
b. Datangnya bantuan asing
c. Pendapatan pemerintah tidak seimbang dengan pengeluaran
d. Semakain membaiknya taraf hidup rakyat
e. Berhasil ditekannya laju inflasi
17. Pada tanggal 16 Oktober 1945 keluar maklumat wakil presiden No. X yang berisi….
a. Pembentukan KNIP
b. Pembentukan BKR
c. Pembentukan BP KNIP
d. KNIP diserahi kekuasaan legislative dan ikut menetapkan GBHN
e. Pembentukan parpol
18. Situasi politik Indonesia pada masa awal kemerdekaan masih belum stabil, berikut ini adalah berbagai penyebabnya, kecuali….
a. Jepang berusaha mempertahankan status quo di Indonesia
b. Kedatangan tentara Sekutu di Indonesia
c. Belanda berusaha menjajah kembali wilayah Indonesia
d. Golongan sosialis dalam tubuh KNIP berusaha menyelewengkan UUD 1945
e. Dalam waktu yang relative lama pemerintah belum mempunyai badan-badan kelengkapan negara
19. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah RI dalam upaya mengatasi kesulitan ekonomi pada masa awal kemerdekaan, kecuali….
a. Mencari bantuan atau pinjaman ke luar negeri meningkatkan produksi
b. Mengadakan konferensi ekonomi untuk meningkatkan produksi
c. Menggalakkan usaha swasta untuk ikut meningkatkan perekonomian nasional
d. Mengaktifkan kegiatan persatuan tenaga ekonomi (PTE)
e. Menghapus secara berangsur-angsur sistem autarki Lokal dan menggantinya dengan sistem sentralisasi
20. Di bawah ini yang bukan wilayah RI berdasarkan hasil siding PPKI yang kedua adalah …
a. Yogyakarta
b. Jawa Barat
c. Maluku
d. Sunda Kecil
e. Kalimantan


B. Jawblah pertanyaan dibawah ini!
1. Jelaskan pengeluaran uang NICA oleh sekutu bersifat politis bukan ekonomis!
Jawab : ……………………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………………
2. Bagaimana kondisi politik bangsa Indonesia pada awal kemerdekaan?
Jawab : ……………………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………………
3. Jelaskan 4 sumber inflasi pada awal kemerdekaan!
Jawab : ……………………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………………
4. Sebutkan keputusan sidang PPKI ke II tanggal 19 Agustus 1945?
Jawab : ……………………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………………
5. Jelaskan 4 faktor bahasa Indonesia pada awal kemerdekaan mengalami perkembangan pesat!
Jawab : ……………………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………………

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar