Rabu, 20 Oktober 2010

LKS SEJ X bab 1-3

Judul : Hakekat dan Ruang Lingkup Sejarah
( Pengertian Sejarah dan Ciri-ciri Utama Sejarah )
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas / Semester : X / 1
Metode : Diskusi, studi pustaka, ceramah
Waktu : 2 x 45 menit ( disesuaikan dengan kondisi sekolah )


1. Petunjuk Belajar ( Petunjuk Siswa )
a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas
b. Baca literatur yang anda bawa atau di perpustakaan untuk memperkuat pemahaman anda
c. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas yang diberikan
d. Konsultasikan dan diskusikan kepada guru jika menemui kesulitan dalam mengerjakan tugas
e. Kumpulkan tugas sesuai jadwal yang di sepakati
2. Standar Kompetensi
Kemampuan memahami prinsip dasar ilmu sejarah.
3. Kompetensi yang Akan Dicapai (Kompetensi Dasar) Ilmu
Kemampuan menjelaskan pengertian dan ruang lingkup sejarah.
4. Indikator
Mendeskripsikan pengertian sejarah dan ciri-ciri utama sejarah
5. Informasi



























a. Pengertian sejarah
Kata sejarah berasal dari bahasa Arab, syajarotun, yang berarti pohon. Pohon yang dimaksud adalah pohon silsilah, atau bagan asal-usul keturunan yang menyerupai bentuk pohon. Beberapa kerajaan di Indonesia pada masa lalu diketahui memiliki bagan silsilah keturunan semacam itu. Saat itu “sejarah” menfokuskan perhatiannya pada kehidupan seputar istana atau disebut “istana sentris”. Karya “sejarah” yang dihasilkan umumnya berkisah secara kronologis tentang raja-raja, silsilah keluarganya, dan tindakan pemerintahan mereka. Kisah-kisah tersebut sebagian besar dibumbui mitos dan legenda. Di beberapa daerah di Indonesia, kisah-kisah semacam itu disebut dengan istilah yang berbeda-beda, seperti riwayat, hikayat, babad, kidung, atau tambo.
Dalam bahasa Inggris sejarah disebut history, sebuah kata dari bahasa Yunani istoria yang berarti ilmu atau dalam perkembangan selanjutnya diartikan sebagai pengkajian terhadap segala sesuatu mengenai manusia secara kronologis. Dalam bahasa Jerman kata sejarah disebut geschichte yang artinya sesuatu yang telah terjadi. Ada beberapa istilah lain yang setara dengan sejarah atau history, seperti annales, chronika, dan commentarii. Ketiganya digunakan untuk menamakan catatan peristiwa-peristiwa yang tersusun menurut urutan waktu.
- Annales atau annals (Inggris), annalen (Belanda), L’annale (Perancis), berasal dari kata annus yang berarti tahun.
- Chronika atau cronicle (Inggris), kroniek (Belanda), chronique (Perancis), berasal dari kata chronos yang berarti waktu.
- Commentarii atau commentary (Inggris), komentaar (Belanda), commentair (Perancis), artinya tafsiran tentang hubungan yang dianggap ada antara peristiwa satu dengan peristiwa lain.
Pendapat beberapa ahli tentang sejarah :
1. Herodotus
Sejarawan dari Yunani yang juga dikenal sebagai “bapak sejarah dunia” ini mengatakan bahwa sejarah tidak berkembang ke arah depan dengan tujuan pasti melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya diakibatkan oleh keadaan manusia.
2. Moh. Ali dalam bukunya Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia mengatakan bahwa sejarah adalah:
a. Sejumlah perubahan, kejadian-kejadian, dan peristiwa dalam kenyataan sekitar kita;
b. Cerita tentang perubahan, kejadian, peristiwa yang realita;
c. Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan, kejadian, peristiwa yang merupakan realitas tersebut.
3. Ibn Khaldun dalam bukunya Mukadimah mengartikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia dan tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat itu.
4. W.J.S Poerwadarminta dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia mengatakan bahwa sejarah sebagai:
a. Kesusastraan lama, silsilah, asal-usul;
b. Kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau;
c. Ilmu pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian yang benar-benar terjadi pada
masa lampau.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sejarah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari semua kejadian atau peristiwa pada masa lampau dalam kehidupan umat manusia.
b. Ciri-ciri utama sejarah
Sejarah merupakan suatu ilmu yang memiliki ciri khas, dan cara berfikir yang berbeda dengan cara berfikir ilmu pengetahuan lain. Cara berfikir historis merupakan cara berfikir dalam ilmu sejarah
Peristiwa sejarah memiliki ciri-ciri utama :
1. Abadi, karena peristiwa sejarah tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa.
2. Unik, karena peristiwa sejarah hanya terjadi sekali dan tidak pernah terulang untuk kedua kalinya.
3. Penting, karena peristiwa sejarah dapat dijadikan momentum dan dapat menentukan kehidupan orang banyak.

6. Tugas
a. Di luar kelas
1. Membaca literatur di perpustakaan
2. Mencari informasi tentang pengertian sejarah dan ciri-ciri utama sejarah
b. Di dalam kelas
1. Diskusikan dengan kelompok tugas yang telah diperoleh
2. Presentasi hasil diskusi kelompok
3. Menyimpulkan hasil diskusi bersama antara guru dan siswa
4. Membuat laporan dalam kelompok menggunakan format yang telah tersedia
5. Menyerahkan laporan hasil diskusi kepada guru
7. Langkah Kerja
1. Buatlah kelompok, maksimal 1 kelompok 5 anggota.
2. Tentukan notulis, pembicara dan ketua setiap kelompok.
3. Bacalah buku diperpustakaan / literatur jika memungkinkan. Bukalah situs di internet yang membahas tentang pengertian dan ciri utama sejarah.
4. Diskusikan dengan anggota kelompokmu, hasil bacaan atau pengamatan dari internet tadi.
5. Buatlah laporan hasil kerja kelompokmu.
6. Presentasikan di depan kelas hasil kerja kelompkmu tersebut.

8. Penilaian / Uji Kompetensi
Aspek: Kognitif
A. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
1. Jelaskan pengertian sejarah dalam pengertian subjektif dan objektif
Jawab: …………………..…………………………………………………………………………………………
.…………………….………………………………………….…………………………………………………… ………………….………….…………………………………………………………………….…………………
………………….………………….…………………………………………………………….…………………
………………….………………………….…………………………………………………….…………………
2. Tuliskan pengertian sejarah ditinjau dari :
a. Etimologi Inggris dan Arab
Jawab: …………………..…………………………………………………………………………………………
.……………………………………………………….…………………………………………………… ………………….……………………………………………………………………….…………………
………………….……………………………………………………………………….…………………
………………….……………………………………………………………………….…………………
b. Pendapat para ahli
Jawab: …………………..…………………………………………………………………………………………
.……………………………………………………….…………………………………………………… ………………….……………………………………………………………………….…………………
………………….……………………………………………………………………….…………………
………………….……………………………………………………………………….…………………
c. Menurut kesimpulan anda
Jawab: …………………..…………………………………………………………………………………………
.……………………………………………………….…………………………………………………… ………………….……………………………………………………………………….…………………
………………….……………………………………………………………………….…………………
………………….……………………………………………………………………….…………………

3. Benarkah sejarah akan terulang kembali ? Berilah penjelasan tentang pendapat tersebut !
Jawab: …………………..…………………………………………………………………………………………
.…………………….………………………………………….…………………………………………………… ………………….………….…………………………………………………………………….…………………
………………….………………….…………………………………………………………….…………………
………………….………………………….…………………………………………………….…………………
4. Sejarah sebagai ilmu memiliki cirri-ciri utama. Coba jelaskan hal tersebut !
Jawab: …………………..…………………………………………………………………………………………
.…………………….………………………………………….…………………………………………………… ………………….………….…………………………………………………………………….…………………
………………….………………….…………………………………………………………….…………………
………………….………………………….…………………………………………………….…………………
5. Buktikan bahwa suatu peristiwa sejarah dapat mempengaruhi dinamika masyarakat !
Jawab: …………………..…………………………………………………………………………………………
.…………………….………………………………………….…………………………………………………… ………………….………….…………………………………………………………………….…………………
………………….………………….…………………………………………………………….…………………
………………….………………………….…………………………………………………….…………………
6. Tuliskan tokoh-tokoh sejarawan dari Indonesia dan dari luar negeri sertakan contoh hasil kerjanya!
Jawab: …………………..…………………………………………………………………………………………
.…………………….………………………………………….…………………………………………………… ………………….………….…………………………………………………………………….…………………
………………….………………….…………………………………………………………….…………………
………………….………………………….…………………………………………………….…………………

B. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Sejarah adalah suatu penelitian yang sistematis mengenai gejala alam (terutama yang menyangkut kehidupan manusia) dalam urutan kronologis.
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh …
a. Aristoteles d. Roeslan Abdul Ghani
b. Herodotus e. Charles Firth
c. Ibnu Khaldun
2. Berikut ini ciri-ciri peristiwa yang dapat digolongkan sebagai peristiwa sejarah, kecuali.…
a. peristiwa tersebut menyangkut kehidupan manusia
b. peristiwa tersebut terjadi pada masa lampau
c. peristiwa tersebut berpengaruh besar pada zamannya dan zaman-zaman berikutnya
d. peristiwa tersebut terjadi berulang-ulang
e. peristiwa tersebut hanya sekali terjadi
3. Secara etimologi sejarah berasal dari bahasa Arab, syajarotun yang berarti pohon, sedangkan ilmu sejarah dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah….
a. Syariat c. Riwayat e. Fikih
b. Hikayat d. Tarikh
4. Pengetahuan sejarah menjadi sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena.…
a. mempelajari peristiwa yang terjadi pada masa lampau
b. menyelidiki berbagai peninggalan manusia di masa lampau
c. dapat dijadikan pedoman hidup suatu bangsa dan negara
d. sejarah tidak pernah terlepas dari masa lampau
e. sejarah mempelajari kehidupan masyarakat dari masa lampau
5. Perbedaan pokok antara zaman prasejarah dan zaman sejarah adalah….
a. sudah mengenal tulisan dan belum mengenal tulisan
b. masyarakat sudah beragama dan belum beragama
c. kegiatan negara baru dan kegiatan negara kuno
d. pengusaha-pengusaha baru dan kuno
e. negara berbasis industri dan negara berbasis pertanian
6. Bangsa Yunani yang dianggap sebagai the father of history adalah …
a. Hipocrates d. Herodotus
b. Aristoteles e. Plavius
c. Plato
C. Penilaian hasil laporan
Laporan hasil kerja kelompok tentang pengertian dan ciri-ciri utama sejarah (ditulis nama anggota kelompok dan hasil kerjanya)
Aspek : Afektif
Melalui pengamatan selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung, guru mengamati minat siswa.
Petunjuk bagi siswa : Perhatikan setiap aspek yang tertera didalam kolom pernyataan / penilaian, dan laksanakan setiap aspek pernyataan tersebut.
No. Pernyataan Skala
SL Sr J TP
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8. Siswa aktif mengikuti pelajaran
Kesungguhan mencari sumber pustaka
Kemampuan mengungkapkan pendapat
Kemampuan menanggapi pertanyaan
Kemampuan bekerja sama
Kemampuan menyimpulkan hasil diskusi
Kemampuan bertanya hal yang kurang jelas
Memberi kesempatan kepada orang lain
Keterangan :
Aspek yang dinilai skor pernyataan positif skor minimal 8, skor maksimalnya 32
1. SL = selalu 4 Jadi ketegorinya :
2. Sr = sering 3 8 – 14 : tidak berminat
3. Jr = Jarang 2 15 – 20 : kurang berminat
4. Tp = Tidak pernah 1 21 – 26 : berminat
27 – 32 : sangat berminat
9. Tindak Lanjut
Jika anda dapat menyelesaikan tugas sesuai dengan langkah kerja di atas maka diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan berikutnya, jika belum maka dilakukan pengulangan kembali (remidial).



LEMBAR KEGIATAN SISWA
MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X / SEMESTER I


Judul : Sejarah sebagai peristiwa, kisah, ilmu, dan seni
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas / Semester: X / 1
Metode : Diskusi, studi pustaka, ceramah
Waktu : 2 x 45 menit ( disesuaikan dengan kondisi sekolah )


1. Petunjuk Belajar ( Petunjuk Siswa )
a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas
b. Baca literatur yang anda bawa atau di perpustakaan untuk memperkuat pemahaman anda
c. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas yang diberikan
d. Konsultasikan dan diskusikan kepada guru jika menemui kesulitan dalam mengerjakan tugas
e. Kumpulkan tugas sesuai jadwal yang disepakati
2. Standar Kompetensi
Kemampuan memahami prinsip dasar ilmu sejarah.
3. Kompetensi yang Akan Dicapai (Kompetensi Dasar)
Kemampuan menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah.
4. Indikator
Membedakan sejarah sebagai peristiwa, kisah, ilmu, dan seni
5. Informasi
a. Sejarah sebagai peristiwa, kisah, ilmu dan seni
Sejarah dalam makna objektif adalah peristiwa atau kejadian, sedangkan dalam makna subjektif adalah cerita tentang suatu peristiwa yang telah lalu. Cerita sejarah berbeda dengan cerita dalam sastra. Ada persyaratan ilmiah tertentu dalam penyusunan cerita sejarah, sehingga kebenaran cerita sejarah dapat dipertanggungjawabkan.
1. Sejarah sebagai peristiwa
Berbagai peristiwa atau kejadian yang menyangkut manusia berlangsung setiap saat secara kronologis di seluruh dunia. Setiap peristiwa yang telah terjadi dapat dikategorikan dalam peristiwa sejarah. Sehingga yang dimaksud sejarah sebagai peristiwa adalah setiap peristiwa atau kejadian yang telah terjadi, yang hanya sekali terjadi dan tidak mungkin untuk diulangi lagi.
2. Sejarah sebagai kisah
Sejarah sebagai kisah adalah cerita atau kisah tentang suatu peristiwa yang telah terjadi.
Beberapa peristiwa yang telah berlalu ternyata memiliki kesan yang mendalam, sehingga berusaha untuk diungkapkan kembali dalam bentuk cerita atau kisah. Peristiwa-peristiwa yang telah terjadi meninggalkan jejak-jejak yang dapat dijadikan sumber untuk penelusuran kembali tentang bagaimana sesungguhnya peristiwa itu terjadi. Ada prosedur dan proses tertentu yang disebut metode sejarah yang harus dilalui dalam penyusunan kembali (rekonstruksi) suatu peristiwa sejarah sehingga kisah yang dihasilkan objektif dan mendekati peristiwa yang sebenarnya.
3. Sejarah sebagai ilmu
Menurut York Powell bahwa sejarah bukanlah sekedar suatu cerita yang indah, instruktif, dan mengasyikan, tetapi merupakan cabang ilmu pengetahuan.
Sejarah sebagai ilmu artinya sejarah ditempatkan sebagai pengetahuan tentang masa lampau yang disusun secara sistematis dan memiliki metode pengkajian ilmiah untuk mendapatkan kebenaran.
Sejarah bisa dikatakan sebagai ilmu karena memenuhi syarat-syarat keilmuan, yaitu:
a. Ada masalah yang menjadi obyek.
Dalam sejarah, yang menjadi objek kajian adalah kejadian-kejadian yang dialami manusia, di dalamnya terkandung hubungan sebab akibat.
b. Terdapat suatu metode
Metode yang digunakan dalam sejarah adalah sejumlah langkah ilmiah untuk menguji kebenaran bukti-bukti sejarah/sumber-sumber sejarah.
c. Tersusun secara sistematis
Untuk memenuhi standar keilmuan maka cerita sejarah disusun secara sistematis dan kronologis berdasarkan urutan waktu kejadian.
d. Berdasarkan pemikiran yang rasional
Semua bukti dan sumber sejarah harus dikaji, diteliti, dan dianalisis secara rasional/ilmiah dengan bantuan ilmu-ilmu lain yang mendukung
e. Kebenaran yang objektif
Objektifitas cerita sejarah dapat dilakukan dengan mengkaji dan menyusun cerita sesuai dengan kejadian yang ada, realitas sesuai fakta.
Terjadinya peristiwa sejarah yang dikaji sebagai ilmu di dukung oleh ilmu pengetahuan dan seperti terlihat pada bagan di bawah ini:


















4. Sejarah sebagai Seni
Tokoh yang berpandangan kuat sejarah sebagai seni adalah George Macauly Travelyan. Dikatakan sejarah sebagai seni karena untuk menyusun ceritera sejarah tidaklah mudah perlu adanya kekuatan intuisi, imajinasi, emosi dan gaya bahasa dari sejarawan
o Intuisi, sejarawan dalam melakukan pengkajian mesti didukung oleh insting, ilham, meskipun tidak terlepas dari data secara obyektif
o Imajinasi, sejarawan perlu memiliki daya imajinasi yang diperlukan dalam menggambarkan peristiwa atau kejadian secara komplek dan hidup tapi tetap bersandar pada objektifitas
o Emosi, sejarawan harus mampu menggambarkan suatu peristiwa/kejadian dengan hidup dan menarik, sehingga sejarawan harus melibatkan emosi/rasa dalam menyusun cerita seolah dirinya mengalami sendiri tetapi tetap berpegang teguh pada objektifitas
o Gaya bahasa, gaya bahasa dalam penulisan sejarah diperlukan tetapi bukan berarti bahwa karya sejarah itu bahasanya berbelit-belit atau berbunga-bunga, melainkan tetap lugas dan sistematis tetapi menarik untuk dibaca. Sebagai misal dalam penggunaan istilah ataupun idiom dapat disesuaikan zamannya masing-masing. Contoh: penggunaan kata ganyang, diamankan (ditahan), terjang lawan, dan sebagainya.
Tetapi bila dalam penulisan sejarah sebagai seni, sejarawan lupa pada batas-batas dan standar keilmuan sejarah, maka fungsi sejarah sebagai seni akan lemah, sebab akan kurang objektif dan terlalu terbatas pada objek–objek yang ditulis. Oleh karena itu, para siswa perlu berhati-hati dalam menuliskan suatu peristiwa menjadi ceritera sejarah (hal itu akan dilatih pada pembahasan penelitian sejarah).
6. Tugas
a. Di luar kelas
Mengkaji informasi tentang sejarah sebagai peristiwa kisah, ilmu dan seni di perpustakaan atau sumber lain.
b. Di dalam kelas
1. Diskusikan dengan kelompok tugas yang telah diperoleh
2. Presentasi hasil diskusi kelompok
3. Menyimpulkan hasil diskusi bersama antara guru dan siswa
4. Membuat laporan dalam kelompok menggunakan format yang telah tersedia
5. Menyerahkan laporan hasil diskusi kepada guru
7. Langkah Kerja
1. Buatlah kelompok, maksimal 1 kelompok 5 anggota.
2. Tentukan notulis, pembicara dan ketua setiap kelompok.
3. Bacalah buku diperpustakaan / literatur, jika memungkinkan carilah di internet.
4. Diskusikan dengan anggota kelompokmu, hasil bacaan tadi.
5. Buatlah laporan hasil kerja kelompokmu.
6. Presentasikan di depan kelas hasil kerja kelompkmu tersebut.

8. Penilaian / Uji Kompetensi
Aspek : Kognitif
A. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
1. Jelaskan manfaat dari kisah sejarah bagi masyarakat sebelum mengenal tulisan!
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
2. Untuk menjadi suatu ilmu, maka sejarah harus memenuhi sysrat-syarat keilmiahan suatu ilmu. Jelaskan syarat apa saja yang harus dipenuhi !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
3. Jelaskan apa yang dimaksud sejarah sebagai peristiwa !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
4. Mengapa sejarah bisa dikatakan sebagai kisah !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
5. Apakah benar sejarah bisa dikatakan sebagai suatu seni menurut anda. Jelaskan dan berikan contoh !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
6. Coba bandingkan sejarah sebagai peristiwa, kisah, ilmu dan seni, dan carilah perbedaan masing-masing!
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..

B. Tulislah contoh peristiwa sejarah di sekitarmu yang bermakna bagi anda !
No Nama Peristiwa Tahun terjadinya peristiwa Sebab-sebab Akibat
1.




2.




3.



……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
……………………………...
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...
…………………………...

C. Tuliskan secara singkat peristiwa yang pernah anda alami dan bermakna, berpengaruh terhadap perjalanan hidup anda?

D. Pilihlah satu jawaban yang paling benar !

1. Belajar sejarah sangat besar manfaatnya bagi suatu bangsa, karena.…
a. dapat mengetahui kehidupan masa lampau
b. mengenal peristiwa yang telah terjadi
c. mengenal tokoh-tokoh yang menjadi pahlawan bangsa
d. untuk mengetahui gambaran kehidupan bangsa dimasa lampau
e. menjadi pedoman dalam perjalanan bangsa di masa datang
2. Seorang tokoh yang mengatakan bahwa, suatu bangsa terbentuk karena adanya kesamaan sejarah besar pada masa lampau dan adanya kesamaan keinginan untuk membuat sejarah besar pada masa yang akan datang adalah….
a. Mac Iver d. Arnold Toynbe
b. Ernest Renan e. Alvin Toffler
c. Otto Bauer
3. Yang menjadi faktor penyebab penyimpangan kisah sejarah pada historiografi tradisional disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut, kecuali…
a. tidak menggunakan kaidah-kaidah metodologi penulisan yang ketat
b. adanya subjektivitas yang besar untuk meningkatkan legitimasi
c. adanya kreasi-kreasi baru untuk membuat kisah sejarah lebih menarik
d. adanya keinginan mengungkapkan hubungan supranatural yang sebenarnya antara manusia dengan dewa
e. penulisnya pada umumnya pujangga kraton yang mendapat perintah dari rajanya.
4. Yang menjadi objek sejarah adalah….
a. manusia pencipta sejarah
b. para penguasa negara
c. peninggalan-peninggalan kuno
d. kejadian-kejadian dimasa lalu
e. pejuang-pejuang kenegaraan
5. Peristiwa sejarah merupakan suatu peristiwa yang abadi, karena….
a. peristiwa itu tidak pernah berubah
b. peristiwa itu hanya terjadi satu kali
c. peristiwa itu merupakan peristiwa yang penting
d. peristiwa itu menjadi pedoman hidup masyarakat
e. peristiwa itu menjadi momentum yang sangat penting
6. Manfaat-manfaat yang dapat dipetik dari mempelajari sejarah adalah sebagai berikut, kecuali….
a. kita dapat menilai periswtiwa-peristiwa yang merupakan keberhasilan dan peristiwa-peristiwa yang merupakan kegagalan
b. sejarah dapat menjadi guru yang baik
c. sejarah merupakan ingatan kolektif suatu bangsa yang dapat memeperkokoh rasa cinta tanah air
d. kita dapat meramal peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada waktu yang akan datang
e. kita dapat memberikan kesadaran akan waktu yang terus berjalan
7. Peristiwa sejarah dapat mengilhami jiwa kepahlawanan kepada kita, terutama apabila mempelajari peristiwa….
a. dinilai positif oleh bangsa Indonesia
b. menguntungkan bagi bangsa Indonesia
c. mengesankan bagi bangsa Indonesia
d. perjuangan yang berhasil gemilang
e. membesarkan hati bangsa Indonesia
8. Belajar sejarah adalah belajar masa lampau, yang dipelajari pada masa kini untuk masa depan, sehingga orang menjadi….
a. pandai d. bijaksana
b. senang e. adil
c. kagum
9. Yang dimaksud dengan peristiwa sejarah adalah peristiwa masa lampau yang menimbulkan perubahan akibat dari…
a. bencana alam
b. serangan bangsa lain
c. serangan binatang buas
d. ulah manusia
e. perpindahan penduduk
10. Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan, tidak kurang dan tidak lebih. Pernyataan ini dikemukakan oleh….
a. Spenser d. York Powell
b. Comte e. Burry
c. Dithley


E. Penilaian hasil laporan tertulis, hasil dari diskusi kelompok.

Aspek: Afektif
Melalui pengamatan selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Petunjuk bagi siswa : Perhatikan setiap aspek yang tertera didalam kolom pernyataan /penilaian, dan laksanakan setiap aspek pernyataan tersebut seperti terlihat pada kolom aspek penilaian afektif LKS pertama.

9. Tindak Lanjut
Jika anda telah menyelesaikan tugas dan dapat mengerjakan secara tuntas penilaian yang dilakukan, maka berhak mengikuti materi berikutnya, jika tidak maka harus mengulang (remidial).







LEMBAR KEGIATAN SISWA
MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X / SEMESTER I


Judul : Periodisasi, Kronologi, Kronik, dan Historiografi dalam Sejarah
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas / Semester : X / 1
Metode : Diskusi, studi pustaka, ceramah
Waktu : 2 x 45 menit ( disesuaikan dengan kondisi sekolah )


1. Petunjuk Belajar ( Petunjuk Siswa )
a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas
b. Baca literatur yang anda bawa atau di perpustakaan untuk memperkuat pemahaman anda
c. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas yang di berikan
d. Konsultasikan dan diskusikan kepada guru jika menemui kesulitan dalam mengerjakan tugas
e. Kumpulkan tugas sesuai jadwal yang disepakati
2. Standar Kompetensi
Kemampuan memahami prinsip dasar ilmu sejarah
3. Kompetensi yang Akan Dicapai
Kemampuan menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah.
4. Indikator
Mendeskripsikan konsep periodisasi, kronologi, kronik, dan historiografi dalam sejarah
5. Informasi
Kronologi, Periodisasi, Kronik, dan Historiografi dalam Sejarah
1. Kronologi dalam sejarah
Kronologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu chronos = waktu, dan logos = ilmu, sehingga secara harfiah kronologi berarti ilmu tentang waktu.
Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia (karya J.S. Badudu dkk.), kronologi berarti berurutan sesuai waktu kejadian.
Dalam ilmu sejarah, kronologi adalah penentuan urutan waktu terjadinya suatu peristiwa. Penyusunan sejarah secara kronologi dapat menghindarkan terjadinya kerancuan dalam pembabakan waktu sejarah.

Contoh kronologi sejarah orang Eropa di Indonesia:
Tahun Peristiwa Sejarah Tahun Peristiwa Sejarah
1509
1510

1512

1522

1550-an

1578
1596-7 Portugis pertama kali datang di Pasai
Alfonso d’Albuquerque (Portugis) menaklukkan Gowa dan Malaka 1511
Misi Portugis dari Malaka dipimpin Serrao menginjakkan kaki di Ambon
Pabrik milik Portugis dibangun di Ternate
Portugis berhasil melakukan hubungan dagang dengan Banten dan Palembang
Sir Francis Drake (Inggris) mendatangi Ternate
Comelis de Houtman (Belanda) mendarat di Banten 1730-67


1743

1745

1755
1750-61

17811-4
1796-1816 Wabah malaria melanda Batavia dan banyak menimbulkan korban tewas bagi orang yang baru datang ke Batavia
VOC mendapat kewenangan penuh menguasai Surabaya, Madura dan Jepara
Gubernur Jendral van Imhoff mendirikan Karesidenan di Buitenzorg (Bogor)
VOC berkuasa diseluruh daerah pesisir
Di bawah Gubernur Jenderal Mossel, kantor VOC pindah ke Weltevreden (kini Pasar Senen Jakarta)
Inggris menduduki Padang
Inggris menduduki Maluku
1601-3

1605
1619-23
1621
1623
1641
1677

1682 John Lancaster (Inggris) untuk pertama kalinya mendatangi Aceh
VOC merebut pelabuhan Portugis di Ambon
Jan Pieterszoon Coen sebagai Gubernur Jendral VOC mendirikan kota Batavia
Coen menaklukan kepulauan Banda
Pembunuhan massal warga Ambon
VOC menaklukkan Surabaya dan mendapatkan daerah Priangan
VOC menaklukan Banten dan memaksa Inggris memindahkan pangkalan ladanya ke Bengkulu 1808-11
1811-16

1819

1818-23
1824

1830-37
1848-9
1871
1894
1896-1909 Daendels menguasai Jawa
Gubernur Thomas Stamford Raffles (Inggris) menduduki jawa
Penandatanganan perjanjian antara Raffles (Inggris) dan Sultan Jauhar al-Alam (Aceh)
Raffles sebagai Letnan Gubernur Bengkulu
Perjanjian London tentang pengalihan daerah Bengkulu
Belanda menguasai seluruh Sumatra Barat
Belanda menaklukkan Buleleng (Bali)
Perjanjian Sumatera, Belanda menyerang Aceh
Belanda menaklukkan Lombok
Penaklukan Nusantara secara sistematis oleh Belanda

2. Periodisasi
Periodisasi sejarah adalah pembabakan berdasarkan tingkat perkembangan masa dalam sejarah. Periodisasi dilakukan karena kurun waktu dalam sejarah sangat panjang, sehingga untuk memudahkan kajian sejarah maka disusunlah peristiwa-peristiwa sejarah yang berlangsung secara kronologis dalam periode-periode berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Periodisasi sejarah bermanfaat untuk mempermudah pemahaman sejarah.
Contoh konsep periodisasi:
a. Periodisasi sejarah Indonesia
Sejarah Indonesia terbagi menjadi tiga periode yaitu: zaman prasejarah, zaman proto sejarah, zaman sejarah.
1) Zaman prasejarah yaitu zaman ketika orang belum mengenal tulisan, zaman ini berakhir pada abad IV Masehi
2) Zaman proto sejarah merupakan zaman ambang sejarah atau zaman mula sejarah pada zaman ini sudah ada tulisan tapi sumbernya dari luar negeri dan beritanya masih samar
3) Zaman sejarah yaitu zaman ketika orang sudah mengenal tulisan. Zaman ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu :
a) Zaman Indonesia Kuno, abad ke-1 sampai ke-14 M, masa ini dipengaruhi Hindu-Budha
b) Zaman Indonesia Baru, dari abad ke-15 sampai ke-18 M dipengaruhi budaya Islam.
c) Zaman Indonesia Modern, dari masa kolonial Hindia Belanda (th. 1800 M) s.d. sekarang.

b. Periodisasi Eropa
Sejarah Eropa terbagi menjadi enam periodisasi, yaitu :
1) Masa Eropa Purba, membahas kehidupan manusia purba di Eropa
2) Masa Eropa Kuno, fokus pembahasan perkembangan peradaban Yunani-Romawi Kuno
3) Masa Eropa Abad Pertengahan, sering disebut zaman kegelapan di Eropa. Fokus pembahasan pengaruh Gereja di segala aspek kehidupan masyarakat Eropa
4) Masa Kebangkitan Eropa (zaman Renaissance dan Humanisme), fokus pembahasan kebangkitan Eropa yang diilhami oleh kebesaran peradaban Yunani-Romawi Kuno
5) Masa Eropa Baru, fokus pembahasan kemajuan bangsa Eropa setelah Revolusi Industri
6) Masa Eropa Modern, mulai masa berakhirnya perang duania II sampai sekarang.



3. Kronik
Kronik adalah catatan kejadian atau peristiwa yang diurutkan sesuai waktu kejadian. Di Cina, kronik dapat ditemukan dalam sejarah dinasti Cina. Kronik berisi kumpulan tulisan tentang perjalanan seorang musyafir, pendeta atau pujangga.
Contoh kronik:
1) Catatan kisah perjalanan Fa-Hien, seorang pendeta Cina yang terdampar di pulau Jawa sepulang dari India.
2) Catatan kisah perjalanan Hui-ning di Kerajaan Holing.
Kronik belum bisa disebut cerita sejarah tapi masih perlu penelitian lebih lanjut dengan metode sejarah sehingga bisa menjadi ceritera sejarah.
4. Historiografi
Historiografi atau penulisan sejarah adalah merupakan puncak dari pengkajian dan penelitian secara akademis dan kritis dari suatu peristiwa sejarah. Historiografi diupayakan untuk se-objektif dan sedekat mungkin dengan kejadian yang sebenarnya.
Dalam perkembangan penulisan sejarah di Indonesia terdapat beberapa tahap perkembangan historiografi yaitu:
a. Historiografi tradisional
b. Historiografi colonial
c. Historiografi modern
d. Historiografi nasional

6. Tugas
a. Di luar kelas
Mengkaji informasi tentang konsep periodisasi, kronologi, konsep kronik dan historiografi di perpustakaan atau dari internet jika memungkinkan
b. Di dalam kelas
a. Diskusikan dengan kelompok tugas yang telah diperoleh
b. Presentasi hasil diskusi kelompok
c. Menyimpulkan hasil diskusi bersama antara guru dan siswa
d. Membuat laporan dalam kelompok menggunakan format yang telah tersedia
e. Menyerahkan laporan hasil diskusi kepada guru

7. Langkah Kerja
1. Buatlah kelompok, maksimal 1 kelompok 5 anggota.
2. Tentukan notulis, pembicara dan ketua setiap kelompok.
3. Bacalah buku di perpustakaan/literatur, jika memungkinkan bukalah situs di internet.
4. Diskusikan dengan anggota kelompokmu, hasil bacaan atau informasi dari internet tadi.
5. Buatlah laporan hasil kerja kelompokmu.
6. Presentasikan di depan kelas hasil kerja kelompokmu tersebut.

8. Penilaian / Uji Kompetensi
Aspek: Kognitif
A. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
1. Mengapa konsep periodisasi sangat diperlukan dalam ilmu sejarah !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
2. Mengapa kisah-kisah dalam historiografi tradisional banyak terdapat hal-hal yang bersifat supranatural?
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
3. Jelaskan pengertian dari konsep periodisasi dalam sejarah !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
4. Jelaskan pengertian kronologi dalam sejarah !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
5. Jelaskan pengertian kronik dan berilah 2 contoh kronik !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
6. Jelaskan pengertian dari historiografi sejarah
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
7. Jelaskan pentingnya pelurusan sejarah terhadap hasil karya historiografi colonial?
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
8. Buatlah kronologi sejarah anda sejak SD sampai sekarang secara sederhana !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
9. Jelaskan hubungan kronik dengan ilmu sejarah !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..
10. Mengapa kronologi banyak dibutuhkan dalam sejarah !
Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………………………………………..

B. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat !

1. Ciri utama dari historiografi kolonial adalah …
a. menggunakan metodologi penulisan yang ilmiah
b. berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ditemukan dilapangan
c. penafsirannya bersifat Belanda Sentris
d. berorientasi untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan dari wilayah Indonesia yang diduduki
e. memanfaatkan sumber-sumber historiografi tradisional
2. Ilmu bantu sejarah yang khusus mempelajari naskah-naskah kuno disebut …
a. bibliografi
b. etnografi
c. archeivologi
d. filologi
e. epigrafi
3. Tujuan dari adanya konsep periodisasi dalam ilmu sejarah adalah….
a. mempermudah pemahaman sejarah
b. mempengaruhi berbagai peristiwa sejarah
c. mengelompokkan peristiwa-peristiwa sejarah
d. menunjukkan bukti dari suatu peristiwa sejarah
e. memahami perkembangan-perkembangan sejarah
4. Apabila kita membaca kisah sejarah, kita menjadi terpukau, berarti sejarah telah memberikan kita rasa….
a. simpati d. ambisi
b. empati e. estetis
c. sugesti
5. Penyusunan peristiwa sejarah harus dilakukan secara kronologis maksudnya….
a. peristiwa sejarah harus disusun berdasarkan urutan waktu penemuan peninggalannya
b. peristiwa-peristiwa sejarah harus disusun berdasarkan urutan waktu kejadiannya.
c. Pengungkapan waktu sejarah harus dilakukan secara detail
d. kisah sejarah yang panjang harus disusun dengan memberikan periodisasi-periodisasi tonggak-tonggak sejarah
e. pengungkapan peristiwa sejarah harus diseleksi sesuai dengan tingkat urgensinya
6. Zaman sejarah di Indonesia dibagi menjadi tiga, yaitu.…
a. zaman prasejarah, protosejarah dan sejarah
b. zaman prasejarah, sejarah kuno dan sejarah baru
c. zaman kuno, zaman baru, dan zaman modern
d. zaman prasejarah, zaman sejarah baru, dan zaman sejarah baru
e. zaman sejarah kuno, sejarah madya, dan sejarah baru
7. Kita mengakui adanya zaman protosejarah, yaitu zaman.…
a. antara prasejarah dan sejarah
b. sebelum ada tulisan dan ada tulisan
c. sudah ada sumber tertulis namun sulit dibaca
d. sudah ada sumber tertulis dengan bahasa kuno
e. sudah ada sumber tertulis dari luar negeri
8.





Salah satu alasan historinya adalah ….
a. adanya peperangan dengan kelompok lain
b. hewan buruan yang menjadi makanan pokoknya semakin langka
c. telah ditemukannya alat-alat pertanian
d. perkembangan akal dan bahasa yang memungkinkan mengadakan revolusi kebudayaan
e. pada masyarakat sebelum mengenal tulisan telah mengenal diferensial
9. Peristiwa-peristiwa sejarah merupakan suatu proses yang berkelanjutan, maksudnya….
a. peristiwa-peristiwa sejarah saling terkait antara satu dengan lainnya dan terus berjalan seiring dengan perjalanan waktu
b. kejadian-kejadian sejarah sering kali berulang pada masa-masa berikutnya karena keserakahan manusia
c. peristiwa bersejarah senantiasa berganti-ganti dari zaman ke zaman
d. sejarah selalu berasal dari sesuatu yang sederhana menuju kepada yang lebih komplek dan maju
e. peristiwa-peristiwa masa lalu dapat dijadikan pedoman untuk masa sekarang dan masa yang akan datang
10. Sejarah dapat menjadi penghubung antara generasi sekarang dengan generasi sebelumnya melalui….
a. kisah-kisahnya
b. pengaruh-pengaruhnya
c. peninggalan-peninggalannya
d. dokumen-dokumennya
e. gagasan-gagasannya
11. Bukti dan fakta sejarah yang termasuk sumber primer adalah berita yang datangnya dari…
a. para pelaku
b. para musafir
c. beda-benda peninggalan budaya
d. dokumen-dokumen
e. tulisan sejarah
12. Sejarah mempelajari perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan manusia sebagai mahluk sosial. Perubahan yang terjadi secara cepat dan mendasar disebut…
a. kontinuitas d. rekonstruksi
b. revolusi e. reformasi
c. evolusi
13. Penulisan sejarah nasional bertujuan untuk hal-hal sebagai berikut, kecuali…
a. meluruskan kembali penulisan sejarah yang pada zaman kolonial terjadi penafsiran sepihak yang bersifat Belanda sentries
b. memberikan kejelasan identitas bagi bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka
c. sebagai alat untuk memperkuat rasa kebangsaan
d. untuk membuat karya sejarah sesuai dengan kepentingan dan ideologi pemimpin yang sedang berkuasa
e. sebagai sarana untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan
14. Negara kertagama adalah sebuah historiografi tradisional hasil karya dari …
a. Empu Tantular
b. Empu Prapanca
c. Empu Dharmaja
d. Empu Panuluh
e. Empu Sedah
15. Dalam kisah perjalanan atau kronik (istilah cina) dikenal tentang tokoh Hui-ning. Beliau adalah tokoh yang berhasil masuk di kerajaan …
a. Tarumanegara
b. Mataram Hindu
c. Kutai
d. Holing
e. Melayu



C. Lengkapilah kolom dibawah ini dengan jawaban yang tepat
No. Istilah Pengertian
1.

2.

3.

4. Historiografi tradisional

Historiografi modern

Historiografi kolonial

Historiografi nasional


9. Tindak Lanjut
Jika anda dapat menyelesaikan tugas sesuai dengan langkah kerja diatas maka diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan berikutnya, jika belum maka dilakukan pengulangan kembali (remidial).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar